Menjaga Kecantikan dengan Mengunjungi Air Sendang Bidadari Purwodadi

Siapa yang tidak tahu dengan legenda Joko Tarub yang begitu terkenal sekaligus fenomenal. Legenda ini juga berkaitan dengan Sendang Bidadari yang ada di Purwodadi. Obyek tersebut dipercaya punya banyak khasiat dan menjadi wisata alam dengan berbagai pesona keindahan yang sangat pantas dinikmati oleh para traveler.

Legenda Sendang Bidadari

Semenjak menikah dengan Jaka Tarub, Dewi Nawangwulan akhirnya berubah wujud menjadi seorang manusia. Hal ini disebabkan karena selendang sakti yang dia miliki disimpan oleh Jaka Tarub dalam lumbung padi. Ketika Dewi Nawangwulan akan menanak nasi, ia hanya memerlukan sebutir padi menjadi satu dandang nasi yang dapat dimakan bersama keluarga.

Sesudah dikaruniai putri dengan nama Dewi Nawangsih, Jaka Tarub tak mengingat larangan sang istri untuk tidak membuka tutup dandang. Ketika sang istri pergi mencuci, Jaka Tarub membuka dandang dan menemukan jika selama ini yang ditanak oleh sang istri hanya seulir padi.

Semenjak saat itu, padi yang ada di lumbung mulai habis karena Dewi Nawangwulan harus menanak nasi seperti ibu-ibu yang lain. Lama kelamaan padi dalam lumbung mulai habis dan terlihat selendang bidadari. Hal ini membuat Dewi Nawangwulan kembali ke kahyangan dan meninggalkan anak serta Jaka Tarub.

Keajaiban Sendang Bidadari

Bukan hanya digunakan untuk keperluan ritual, air yang berasal dari Sendang Bidadari ini sering digunakan untuk menyembuhkan penyakit beserta tolak bala. Di Keraton Kasunanan Surakarta, ketika melakukan tradisi menanak nasi menggunakan dandang sedudo. Ritual ini dilakukan dengan mengambil air langsung yang berasal dari Sendang Bidadari.

Bukan hanya sumber mata air yang dikeramatkan, tetapi pohon yang tumbuh di area tersebut sana juga mempunyai tuah yang begitu kuat. Walaupun tumbuh dengan bergerombol seperti pohon pada umumnya, pohon ini mempunyai tuah ghaib yang begitu kuat.

Konon, pohon ini tidak dapat tumbuh di tempat lain, kayu dari Tlogosari juga bisa digunakan sebagai media ritual untuk memanggil Kanjeng Ratu Kidul, ketika akan menghadap sang ratu.

Kayu dari pohon ini juga sering menjadi buruhan karena bisa dijual dengan harga yang begitu mahal. Cara pengetesan kayu di pohon ini terbilang cukup aneh. Batang kayu ketika dibakar, konon asap yang keluar akan berdiri dengan tegak, walaupun ditiup angin sekalipun.

Indahnya Sendang Bidadari

Meskipun banyak mitos yang beredar, keindahan Sendang Bidadari ini tidak dapat ditampik. Sendang Bidadari memiliki air yang sangat bersih. Saat akhir pekan, lokasi Sendang Bidadari ini biasanya ramai dikunjungi oleh para traveler dan peziarah.

Masih menurut mitos lagi siapa saja yang mandi di sendang tersebut bisa selalu terlihat cantik khususnya bagi kaum wanita. Namun diluar itu semua, panorama alam di Sendang Bidadari sangat layak dinikmati keindahan dan kesejukannya.